Friday, September 30, 2011

INDAHNYA BERSAMAMU

Kurangkai kata indah menjadi sebuah nama
Agar kau tahu apa yang kurasa
Kurasakan cinta saat di dekatmu
Cinta yang indah untuk dirimu yang terindah dh hatiku

Lembutnya sikapmu membuat hatiku luluh
Jatuh dalam pesona cinta yang terpancar dari wajahmu

Bila dewi cinta ada dipihakku
Kukan memohon padanya untu buatmu mencintaiku
Namun, kutak ingin menyakitimu
Dengan memaksamu untuk mencintaiku

Kuingin kau rasakan cinta yang kurasa
Dan biarkan cintaku mengisi hatimu

Dengarlah bisik hatiku
Kuucap cinta yang indah untukmu
Tuk jalani hidup yang indah bersamamu
Dan terjalin abadi untuk selamanya

Thursday, September 29, 2011

TELAH KU TEMUKAN PUISI DALAM SEBAIT CINTA

Tetes hujan yang melambai di kaca jendela ia mencari alamat sungai. Aku mencari alamat hatimu. Kutemukan telaga: sebuah genangan sunyi, tanpa ombak tanpa nyanyi, lalu kutenggelam dalam bening puisi. Itulah yang istimewa tentang dirimu, ketika segayung hujan membasuh telapak tanganmu, aku terhanyut di situ, lautan teduh dekapanmu. Maka aku menyamar hujan, memelukmu deras, mencium parasmu dengan kecup rintik yang tak pernah tuntas.

Di telapak tanganmu aku mengembara tanpa berhenti, menyusuri garisgaris sungai keberuntunganku. Setiap garis adalah makna. Membawaku pada muara bernama cinta. Aku di situ melukis sawahsawah yang menguning dengan jejak hidupku. Rerumputan, ilalang, kenangan, dan bunga-bunga rindu. Airmata dan semesta. Hujan dan doa. Membentangkan tenda cahaya tempat kita menghabiskan waktu dan bara. Setiap bintang adalah karunia. Setiap titik waktu yang aku petik untukmu.
Aku ingin menulis seperti sebaris embun yang kauselipkan pada seliris kuntum di bibirmu. Cukup manis walau hanya sebait senyum. Kutahu, puisi tak selalu tercipta dari kata. Tetapi hanya dengan kata kumampu menceritakan puisi ini padamu.

Wednesday, September 28, 2011

SELAMAT TINGGAL

 By, Chairil Anwar...


aku berkaca......
ini muka penuh luka.....
siapa punya....

kudengar deru menderu...
dalam hatiku....
apa hanya angin yang lalu...

lagu lain pula....
menggelepar di tengah malam buta...
segala mengental...
segala menebal...
segala tak kukenal...
selamat tinggal...
Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Berakit-rakit melulu
Kapan dapat gantian?


Main laptop larut malam
Besok telat masuk kerjaan
Kalau adik keluar malam
Pasti lagi kejar setoran
 

Panas-panas kota Jakarta
Akibat pemanasan dunia
Bila ingin lulus sarjana
Tidur malam tanpa celana
 
Meler-meler ingus keteter
Sampai sakit di kepala
Hati-hati sering teler
Bisa-bisa ke alam baka
 

Kelap-kelip lampu diskotik
Ada musik tambah asik
Gimana mau nilai apik
Makannya cuma keripik

Followers

Agus Hariyadi. Powered by Blogger.